Jumat, 01 September 2017

SANG PENGGANTI NEYMAR DATANG KE CAMP NOU DENGAN UANG TEBUSAN YANG TERAMAT MASIF. BARCELONA JELAS SEDANG PANIK.

PARTNER WEBSITE ONLINE

---------------------------------------------------
SQBola.com - Dari Henry-Eto'o-Messi, Vilala-Messi-Pedro, Neymar-Suarez-Messi, lalu kini Alcacer-Messi-Deulofeu. Lini depan Barcelona tidak Pernah seseram ini. Seram yang di maksud bukan bermakna seram yang mengintimidasi, melainkan seram yang mengenaskan.

Memang masih ada Lionel Messi yang dari tahun selalu konsisten unjuk diri sebagai sang megabintang, ikon, topskor, dan juru selamat Barcelona. Namun melihat Messi tanpa dua sokongan yang sepadan, lini secara Barca layaknya sebuah tripod yang pincang sebelah, tak layak menjadi penopang sebuah kamera dalam membidik target.

Neymar telah pergi dengan meninggalkan rasa pahit. Uang €222 juta dari Paris Saint-Germain tak sanggup menggantikan kepergiannya yang begitu disesalkan oleh Cules. Belum lagi dengan konflik uang bonus Neymar yang bakal berlanjut di meja hijau. Lalu, Barcelona membuat langkah aneh dengan membeli Paulinho senilai €40 juta. Akun sosial media klub yang diretas beberapa hari lalu juga menunjukkan sikap frustrasi fans.

Di dalam lapangan, Barcelona juga tengah cemas menatap masa depan klub bersama Ernesto Valverde, pelatih baru yang masih belum teruji. Dalam situasi seperti ini, Luis Suarez malah dibekap cedera lutut yang membuatnya akan absen selama sebulan. Untuk kian memperkeruh keadaan, sang rival terberat Real Madrid sedang berada dalam puncak kejayaan.

OUS DEMBELE, BUKTI BARCELONA YANG KIAN PUTUS ASA
Biasanya, seseorang yang sedang putus asa akan membuat tindakan gegabah. Barangkali, Barcelona tengah memasuki tahap itu ketika mereka mengumumkan kedatangan Ousmane Dembele, seorang pemuda 20 tahun dengan koleksi tujuh caps di timnas senior Prancis, lewat biaya yang menjadikannya sebagai pemain termahal kedua sejagat.

Jumat (25/8) kemarin, Barcelona mengonfirmasi jika kedatangan Dembele dari Borussia Dortmund ini bisa menghabiskan €147 juta. Rinciannya, biaya transfer senilai €105 juta plus bonus €42 juta – bonus yang dilaporkan memiliki persyaratan mudah untuk diaktifkan. Turut pula disertakan klausul pelepasan senilai €400 juta.

Jika menyimak kualitas permainan, pengalaman di level internasional, kematangan psikologis, hingga sisi komersial, banderol Dembele bisa dibilang “lebih mahal” ketimbang Neymar.

Padahal, menurut laporan L’Equipe, Barcelona sebetulnya bisa mendapatkan Dembele dari Rennes pada musim panas 2016 seharga €5 juta saja. Dembele lalu memilih hengkang ke Dortmund senilai €15 juta. Setelah semusim di Jerman menghasilkan 10 gol dan 21 assist, harga sang winger belia mulai melonjak signifikan.

Transfermarkt menyebut market value Dembele senilai €33 juta. Dortmund tentu ogah mengikuti harga pasar tersebut dan memasang price tag €50 juta sampai €70 juta kepada klub-klub peminat. Sial bagi Barcelona, harga itu dipatok sebelum mereka menjual Neymar. Selanjutnya adalah cerita tentang keputusaasaan Barca dalam mencari pengganti Ney.

Sejumlah target top masuk daftar sebelum akhirnya mengerucut ke dua nama, Dembele dan Philippe Coutinho. Berhubung Liverpool terus mengatakan tidak, tidak, dan tidak untuk melepas Coutinho berapa pun harganya, Barcelona pun menjatuhkan pilihan kepada Dembele.

Sang pemain sendiri memang sudah ngebet untuk berseragam Barcelona. Ia bahkan membolos tanpa izin dari sesi latihan Dortmund sehingga membuatnya diskors. Sejak di Rennes, Dembele juga dikenal dengan sifat tempramentalnya. Apakah tabiat buruk ini akan diteruskannya di Spanyol? Yang pasti, Dembele adalah pilihan yang cukup berisiko.

Dari segi posisi bermain, Dembele sebetulnya bukanlah tipe penyerang kiri seperti Neymar. Di BVB, pemain berkaki kidal ini lebih dominan tampil sebagai penyerang kanan. Garansi starter juga belum pasti didapatkannya. Valverde tentu masih mempertimbangkan alternatif lain seperti Gerard Deulofeu, Paco Alcacer, dan Arda Turan. Inilah tantangan pertama bagi Dembele untuk menjustifikasi banderol gilanya.

Kendala bahasa dan budaya mungkin bisa teratasi, karena ia sudah memiliki sejumlah kompatriot yang lebih dulu menetap di klub seperti Samuel Umtiti dan Lucas Digne. Tapi tetap saja, musim perdana di sebuah klub raksasa seperti Barcelona akan menghadirkan tekanan yang teramat berat.

MANAJEMEN BARCELONA DALAM SOROTAN TAJAM.
Dembele tidak bisa dimungkiri adalah salah satu talenta muda terbaik saat ini. Julukan "Young Ronaldo" menjelaskan potensi besarnya. Namun jika yang bersangkutan ternyata flop, Barcelona bakal kian terjerumus ke dalam jurang tanda tanya. Direksi Barcelona, yang dalam beberapa tahun terakhir disorot tajam, sudah pasti akan dikecam habis-habisan.

Joan Laporta beberapa waktu lalu menyebut Josep Maria Bartomeu cs. sedang “menghancurkan” Barcelona lantaran telah meninggalkan filosofi ala Johan Cryuff, seperti tidak lagi memedulikan La Masia dan hanya fokus menggerakan roda kapitalisme klub. Neymar dan Dani Alves juga sudah mengakui buruknya manajemen Barca saat ini, yang menjadi salah satu faktor utama mengapa mereka hengkang.

Di masa-masa sulit ini, perekrutan Dembele yang overpriced sekali lagi menunjukkan gelagat putus asa Barcelona. Perjudian besar Blaugrana untuk mendatangkan pemilik baru jersey No.11 ini memang sebaiknya memberikan imbal hasil yang impas di akhir cerita.