Senin, 15 Januari 2018

Agen Judi Online - 7 Penyebab terjadinya Krisis di Real Madrid

PARTNER WEBSITE ONLINE

---------------------------------------------------
POKERBOLA AGEN JUDI ONLINE
SQBola.com - Real Madrid sedang di landa krisis setelah menuai sejumlah hasil buruk di ajang La Liga. Teranyar, Los Blancos menelan kekalahan 0-1 di Santiago Bernabeu saat menghadapi Villareal, sabtu ( 13/01/2018 ).

Kekalahan tersebut membuat posisi Real Madrid semakin sulit untuk mengejar Barcelona di klasemen sementara. Real Madrid tertahan di posisi keempat dengan poin 32, atau terpaut 19 angka dari Blaugrana.

Performa lini depan, termasuk Cristiano Ronaldo yang menjadi andalan utama, pun mengecewakan. Bahkan, pada paruh musim pertama, bintang Portugal itu hanya mencetak empat gol di ajang La Liga.- Taruhan Bola

Berbagai hasil buruk tersebut membuat posisi pelatih Zinedine Zidane terancam. Saat ini, sejumlah aksi dari para suporter yang meminta manajemen klub memecat Zidane pun bermunculan.

Apalagi, beberapa waktu lalu, Zidane menyatakan, tidak akan merekrut pemain baru demi memperkuat lini timnya pada bursa transfer musim dingin 2018.

Terlepas dari berbagai isu internal soal Zidane, berikut ini adalah tujuh alasan di balik menurunnya performa Real Madrid di ajang La Liga musim ini:

1. Santiago Bernabeu yang tak lagi menyeramkan
Real Madrid hanya meraih lima kemenangan dari total 10 pertandingan di Santiago Bernabeu. Selebihnya, mereka imbang dua kali melawan Valencia dan Levante, serta kalah tiga kali kontra Real Betis , Barcelona, dan Villareal, Ini adalah kali pertama Real Madrid mengalami situasi buruk tersebut sejak Mei 2009.

2. Hilangnya Ketajaman Cristiano dan kawan kawan di Lini Depan
Sebelumnya belum pernah terjadi sepanjang sejarah La Liga top scorer Real Madrid hanya mencetak empat gol dalam 18 pertandingan. Cristiano Roanaldo , Gareth Bale, Isco, dan Marco Asensio masing-masing baru mencetak empat gol sejauh ini. Selain itu, tidak ada pula nama para penyerang Real Madrid di 25 peringkat teratas pencetak gol La Liga.- Agen Judi Online

3.Cedera Gareth Bale
Real Madrid menjalani paruh musim pertama tanpa Gareth bale, yang berstatus sebagai pemain kunci. Total bintang Wales tersebut absen dalam sembilan pertandingan . Ia juga tidak bermain penuh sebanyak lima kali dari total delapan laga yang di jalaninya sebagai starter.

4. Zinedine Zidane tidak cepat bereaksi
Setelah menuai sejumlah hasil buruk , Zinedine Zidane justru tidak cepat bereaksi memperkuat ketajaman skuatnya pada bursa transfer Januari 2018. beberapa kali, pelatih asal Perancis tersebut menegaskan , klubnya tidak akan merekrut pemain baru pada Januari. Sekarang , ia merasakan kesulitan mencari pengganti ketika beberapa pemain El real absen karena mengalami cedera.

5.Pembelian buruk musim panas 2017
Pada bursa transfer musim panas 2017, Real Madrid merekrut beberapa pemain anyar. Namun, mayoritas mereka masih berusia muda. Theo Hernandes baru memainkan total (713 menit), sedangkan Jesus Vallejo (449 menit), Marcos Llorente (528 menit), Borja Mayoral (527 menit) , dan Dani Ceballos (531 menit). Tentunya, amatlah jauh membandingkan level mereka dengan Pepe , James , dan Morata yang hengkang.

6.Hilangnya Senjata Utama : Gol pada menit akhir
Pada musim 2016-2017, Real Madrid merupakan spesialis mencetak gol pada menit-menit akhir. Dua pemain yang berperan besar melakukan hal tersebut adalah Sergio Ramos dan Alvaro Morata. Musim ini, sebaliknya terjadi, Real Madrid  kerap dibunuh dengan gol gol menit akhir. Ternyata , Villareal yang mampu meraih kemenangan lewat gol pada menit ke-88.

7. Kekalahan Telak dari Barcelona di Bernabeu. Hasil ini membuat mentalitas Cristiano Ronaldo dan kawan kawan menurun drastis. Kekalahan ini semakin menuai banyak kritik lantaran Zidane dianggap membuat keputusan "aneh" saat memilih memainkan Mateo Kovavic sebagai starter daripada Isco.- Sabung Ayam Online